SOSIAL EKONOMI DAN KETENAGAKERJAAN

Desa sebagai bentuk pemerintahan dasar di Indonesia, dengan keasrian dan asas gotong royong yang kuat layaknya rumusan Pancasila yang pernah diungkapkan oleh the founding father kita Ir. Soekarno. Begitupun dengan desa Janteh kecamatan Kwanyar kabupaten Bangkalan yang tebagi atas 3 (tiga) bagian, yaitu Janteh Timur, Janteh Tengah, dan Janteh Barat, sebagai salah satu desa yang terletak hampir di bawah kaki Suramadu ini tentunya dengan beberapa potensi yang dimilikinya berhasil mulai menapaki keterpurukan yang dialami desa tersebut. Masyarakat desa Janteh dengan mayoritas tingkat pendidikan yang rendah menjadi permasalahan awal keadaan ekonomi warga setempat, sehingga hal ini berpengaruh besar terhadap pekerjaan yang dimiliki, implikasinya warga Janteh mayoritas bekerja sebagai petani, peternak dan beberapa mencoba mengembangkan home industry guna meningkatkan pendapatan namun hal ini tidak banyak warga yang melakukannya.

Kondisi desa Janteh yang jauh dari perkotaan dan keadaan ekonomi menengah kebawah  menjadi kesulitan warga untuk mempromosikan hasil home industry mereka, sehingga daya jualnya rendah. Beberapa produk yang dikembangkan oleh beberapa warga Janteh ini diantaranya adalah Tape, yang hanya dihargai 2.500 per kotak, sedangkan di kota hampir dihargai dua kali lipatnya yaitu 5000 rupiah per kotak. Tingkat pengetahuan warga Janteh akan dunia pasar seakan menjadikan mereka pasrah akan keadaan tersebut, tetapi hal ini mulai teratasi dengan adanya beberapa warga yang mulai berani mempromosikannya ke kota secara langsung. 

Beberapa tahun terakhir kondisi desa Janteh ini mulai meningkat tingkat ekonominya, dengan merubah beberapa pola piker tradisional kea rah yang lebih modern, sadar akan pentingnya pendidikan mulai digalakan di desa Janteh, dan hasilnya mulai terasa, terdapat beberapa sarjana yang berasal dari desa tersebut dan mencoba untuk merubah keadaan, kemudian beberapa pemuda mulai melakukan invasi ke kota dan daerah sekitar untuk mencari pekerjaan yang layak sehingga dapat meningkatkan keadaan ekonomi, dengan hal ini dapat disimpulkan presentase keadaan ekonomi warga desa dari menengah kebawah mulai menapaki sedikit demi sedikit menuju keadaan ekonomi yang lebih layak, peningkatan tersebut sekitar 20% dari 4 tahun sebelumnya, dengan perkembangan dan kesadaran warga masyarakat dan didukung dengan mulai memaksimalkan potensi desa dari sector pertanian sehingga desa Janteh dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar